Beranda Nasional Rencana Renovasi Stadion JIS yang Menuai Polemik

Rencana Renovasi Stadion JIS yang Menuai Polemik

210
0

PSSI bersama Pemerintah sedang berbenah untuk menyiapkan Jakarta International Stadium (JIS) supaya dapat digunakan pada gelaran FIFA World Cup U-17. Upaya pembenahan dilakukan dengan cara inspeksi secara langsung ke JIS oleh Ketum PSSI, Menteri PUPR, Menpora, dan Pj Gubernur DKI pada Selasa (4/7/2023) kemarin.

Dari hasil inpeksi tersebut, didapat hasil bahwa perlu adanya renovasi, terutama soal rumput. Menteri PUPR menyebut dengn kondisi saat ini tidak sesuai dengan standar FIFA.

“Hari ini kita melihat JIS stadion kita yang sangat bagus ini. Namun kita evaluasi kira-kira kalau nanti diperiksa, dievaluasi FIFA mudah-mudahan sudah memenuhi standar itu. Salah satu yang utama rumput,” kata Basuki Hadimuljono setelah meninjau JIS.

Biaya renovasi rumput JIS diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp6 miliar. Biaya tersebut akan dianggarkan Kementerian PUPR bersamaan dengan biaya pembangunan akses jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Ancol. Proses renovasi ini ditargetkan akan selesai dalam jangka tiga bulan sebelum kemudian diinspeksi kembali oleh FIFA.

Menuai Polemik

Namun rencana renovasi tersebut dibicarakan oleh banyak orang, karena dinilai politis. Sejumlah protes dilayangkan oleh pendukung Anies Baswedan.

Mereka menilai rencana tersebut seperti dalam rangka mencari kesalahan masa lalu bakal capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan. Sehingga seolah membuat nama Anies menjadi buruk dimata masyarakat.

Menurut Deputi Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, sangat wajar apabila rencana renovasi jika dinilai politis dalam upaya men-downgrade Anies. Namun, menurut dia, publik sudah bisa mengakses informasi dengan baik.

Fakta Tentang JIS

Jakarta International Stadium (JIS) mulai dibangun pada 14 Maret 2019, dan diresmikan 24 Juli 2022. Stadion yang dibangun pada era kepemimpinan Anies Baswedan tersebut memiliki sistem retractable roof atau atap yang bisa dibuka-tutup sesuai dengan kebutuhan.

Atap yang bisa buka-tutup itu membuat stadion ini bakal sangat mendukung kegiatan lain selain pertandingan sepakbola, seperti gelaran konser. Stadion ini dapat menampung hingga 82.000 orang, menjadikan JIS sebagai stadion terbesar di Indonesia mengalahkan Stadion Utama Gelora Bung Karno yang hanya menampung 76.127 orang.

Rumput stadion JIS mengunakan rumput hibrida, yaitu rumput campuran antara rumput alami dan sintetis. Rumput hibrida merupakan salah satu dari tiga jenis rumput yang sesuai dengan standar FIFA.

Sejak diresmikan pertama kali, Jakarta International Stadium telah meraih penghargaan Rekor MURI dalam tiga kategori, yakni Lifting Struktur Atap Stadion dengan Bobot Terberat, Stadion Pertama di Indonesia dengan Sistem Atap Buka-Tutup dan Stadion Green Building Bersertifikasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here